Senin, 27 Juli 2009

Ranking Anakku

“ Mi….mami…. Kakak pulang..”

Ku dengar suara Kakak Opi di teras rumah…

“ Mami… mami di mana..?

Biasanya kalau siang begini memang enaknya istirahat siang,
nonton tv dikamar biar sekalian ngadem..he..he..he..

“ mami di kamar kak..” akupun akhirnya terbangun.

Aku temui dia yang kulihat agak lesu
Tak biasanya dia seperti ini.
“kenapa kak..? “ , “ kakak sakit..?” reflek aku memegang dahinya,
ah… tidak panas kok…
ada apa sih ? pikirku,

“ mami… jangan marah ya..? semakin bingung aku dibuatnya
“ janji ya… mami nggak boleh marah ! ” dengan cepatnya kepalaku menganguk

Ku lihat dia mengeluarkan selembar kertas dari dalam tasnya.
kubaca perlahan lahan..

Bahasa Indonesia 87
Matematika 70
Bahasa inggris 95
Sains 90
Sederet mata pelajaran telah kubaca begitu juga nilainya..

Terus…
Dimana salahnya..?
Nggak ada merahnya juga..
Nilainya lumayan kok, tidak jelek2 amat..
Masih diatas rata rata di kelasnya

“ mami nggak marah ? dia menatapku dengan wajah lugunya

“ kenapa mami harus marah kak..? “ berbalik aku bertanya

“ Ranking kakak mid semester ini turun mi…” lesu dia menunduk,
“sekarang jadi ranking 5..”

Oh….
Ternyata itu toh yang membuat hatinya gelisah
Anakku sayang…
Begitu sangat kuatirnya dia membuatku kecewa
Begitu sangat takutnya dia membuatku marah

“ tu..kan.. mami marah ‘kan..? ”
“ dari tadi diem melulu !! ”
Ternyata dia masih menunggu jawabanku

Kubelai rambutnya yang hitam itu, “ enggak kak..! mami nggak marah…” jawabku
“ mami tetap bangga kok. “ Ku lihat dia tersenyum lega..

“ karena mami yakin, untuk raport kenaikkan kelas nanti ranking kakak bisa naik lagi ..”

“ jadi kakak harus tetap semangat untuk terus belajar ya nak..”

“ dan janji kalau ranking kakak bakalan naik lagi, kalo turun, mami bakalan marah ya kak “

“ iya mi, kakak janji kenaikan kelas nanti rankingku naik deh “

Semakin ku lihat senyumnya melebar
Dan mendaratlah ciuman itu pada pipiku.

------------------------

Rangking

Bagi dia ranking adalah sebuah prestasi yang membanggakan untuk belajar, pertanggung jawaban dia sebagai seorang anak dan sebagai pelajar.

Aku tau bagaimana kerasnya dia untuk mempertahankan sebuah prestasi, dia mengorbankan waktunya untuk tidak banyak bermain,
Aku tau juga bagaimana dia dengan susahnya harus selalu menyesuaikan dirinya ( karena mengikuti perpindahan tugas bapaknya ) baik teman , guru, lingkungan rumah, dan yang paling penting dia harus menyesuaikan dengan pelajaran..

Dan itu juga bukan hal mudah bagi dia, karena dia tipe pemalu dan agak sensitive.

Jadi,
Aku selalu ingin tetap menghargai apapun yang telah dibuat untuk dirinya, ( walaupun sebenarnya pun aku rada kecewa ) he..he..he.. tapi sebagai ibunya aku akan selalu memotivasi karena dengan menghargai dan memotivasi akan membuat dia semakin semangat dan percaya diri untuk belajar, semakin semangat untuk selalu ingin lebih maju.

Aku yakin dia telah memberikan yang terbaik untuk dirinya, dan sudah tentu terbaik untuk untukku.

Semangat terus Kak Opi..
Kami selalu mendukungmu nak..


Lahat, 27 Juli 2009

4 komentar:

  1. Saya jadi ingat peristiwa yg sama beberapa tahun yg lalu :)
    Anak saya jg sangat cemas kalo ranking-nya turun. Padahal kami orang tuanya tidak pernah mempermasalahkan ranking. Yang penting dia senang dan menguasai pelajaran yang diberikan.
    Tapi namanya juga anak2, dan ternyata, jiwa bersaing positif itu yg akan membuat anak kita berbeda. Lebih bertanggung jawab thd prestasinya di sekolah. Semoga keteduhan ibunya, akan membuat kak Opi lebih berprestasi lagi...salam kenal juga :)

    BalasHapus
  2. Mbak Bintang :
    iya nih.. kadang kalo rangkingnya turun selalu beban buat dia.
    semoga aja nggak jadi stres..

    BalasHapus
  3. Donny..
    like mother like daughter atuh..
    apanya ya..?
    kayaknya nggak PD nya tuh..he..he..

    BalasHapus