Minggu, 26 Juli 2009

Kehidupan

Aw…w..w…( bukan merk dagang nih…)
Terpekik tanpa sadar
Rencana untuk membuat masakan yang terenak hari ini batal sudah ..
Ku pegang erat jari ku..
Semakin lemas aku dibuatnya
Tak terasa begitu banyak darah terlihat di tanganku
Ya…a.. ampun…
Bingung aku cari obat.. kebiasaan sih naruh apa2 sembarangan
Ya begini jadinya… mumet aku nyarii si obat merah…
Nah..
Ketemu deh ternyata ada di pinggir jendela..

Perih…
Perlahan ku tuang si obat merah diatas lukaku..
Meringis sih…
Aku panggil anakku yang walaupun masih pagi sudah asik maen sepeda
“ kakak..” setengah berteriak aku memanggil “ tolong mami ya…”
Anakku mendekat.. “ tangan mami napa..? “
“ kena pisau kak..”
“ ih..h.. banyak banget darahnya mi..! “ wajah polosnya agak takut dan kuatir melihat tanganku..( meskipun aku agak susah membedakannya )
“ kakak belikan tensoplast ya .. “
Dengan cepatnya dia menggoes sepeda mininya ke warung terdekat.

“ ini ..mi tensopalstnya “
“ ma kasih ya kak..” terharu juga aku mendapat perhatian dari anakku,
Walaupun akhirnya dia kembali asik bermain sepeda lagi,
Masih sempat aku mendengar dia agak mengomel “ besok besok jangan maen pisau lagi dong..”
He..he..he.. aku tersenyum ( karena aku ingat itu omonganku pas saat dia terluka juga )


Dengan pastinya..
Aku tempelkan si tensoplast tadi..
Lega…
Karena darah sudah tak terlihat lagi..
Lega.. Karena aku bisa beraktivitas sebagaimana mestinya..
Lega… karena aku bisa menyiapkan makanan favorit keluarga

Kehidupan….
Apa hubungannya ya..?
Tersayat..
Luka..
Perih.
Kadang itu juga yang kita dapatkan
Terluka ,saat kekasih meninggalkan kita
Terluka saat teman terdekat menusuk dari belakang
Sakit saat kita sedang mengalami keterpurukkan
Sakit saat semua hanya bisa menilai dari harta duniawi
Tapi… apakah semua itu bisa kita hindari..?
Apakah semua itu kita bisa larang…?

Keperihan hati dan semua itu harus kita hadapi,
Karena itu semua membuat kita semakin dewasa..
Bisa membuat hidup kita berwarna..
Terbungkus…
Harus terbungkus, supaya darah itu tidah terlihat lagi..
Walaupun nanti pasti ada bekas luka yang tertinggal.
Terbalut..
Supaya tidak terlihat ….
Supaya kita dapat menjalani hidup ini dengan tegar

Dan…akhirnya..
Biarkan dia sembuh dengan sendirinya..
Karena hanya waktu yang bisa menyembuhkan semua luka itu.
Hingga kita bisa kembali lagi menatap hari esok



Hidup adalah misteri………….
Yang kita tidak akan tahu akan esok lusa..
Kemarin tersenyum..
Besok tertawa..
Lusa menangis..
Yang aku tau, aku bersyukur untuk kehidupan yang aku alami
Bersyukur untuk semua yang Tuhan berikan.

Kesehatan yang Tuhan berikan kepadaku dan keluargaku
Berkat yang tiap hari Tuhan tambahkan.
Sahabat yang bisa menerima aku apa adanya
Terima kasih Tuhan..
Engkau selalu pelihara kehidupanku



Lahat, 16 Mei 2009

Nb : terinspirasi dari goresan pisau pada hari ini

2 komentar:

  1. hua ha ha...
    mantap..ibu persit gaul

    BalasHapus
  2. Hanya sekedar mengisi waktu luang aja Don..
    he..he..he.. selangkah lebih maju ah..

    BalasHapus